Kontak Kami

Selamat belanja!

Jam Kerja: SENIN-SABTU (09.00 - 17.00 WIB), Hari Minggu & Libur Nasional TUTUP
(Juli 2018) Daunku.com menawarkan Kerjasama Berbasis Syariah (Syirkah) untuk pengembangan Daunku.com menjadi sentra bibit buah online skala Nasional. Segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut!
Beranda » Artikel Panduan Berkebun » Tutorial Menanam Jeruk di Pot (6 Bulan Berbuah)

Tutorial Menanam Jeruk di Pot (6 Bulan Berbuah)



Mau tanam jeruk di pot? Siapa takut.

Orang lain bisa – anda pun bisa!

Artikel ini akan membahas cara menanam jeruk dalam pot secara lengkap; mulai dari penanaman, perawatan hingga cara membuahkan tabulampot jeruk yang paling sederhana dan cepat.

Anda yang belum pernah tanam jeruk, InsyaAllah bisa langsung praktek hari ini juga! 🙂

 

DAFTAR ISI

BAB 1 – PERSIAPAN BAHAN

  1. Memilih Jenis-jenis Jeruk
  2. Menentukan Ukuran Pot
  3. Media Tanam Tabulampot Jeruk

BAB 2 – CARA MENANAM JERUK DI POT

BAB 3 – CARA MERAWAT POHON JERUK AGAR CEPAT BERBUAH

  1. Penyiraman
  2. Cara Pemupukan Jeruk yang Benar
  3. Pengendalian Hama & Penyakit
  4. Pemangkasan

BAB 4 – CARA MERAWAT POHON JERUK AGAR BERBUAH LEBAT

  1. Cara Membuahkan Jeruk
  2. Cara Merawat Jeruk Selama Berbuah
  3. Panen

BAB 5 – PENYUBURAN PASCA PANEN

 

BAB 1 – PERSIAPAN BAHAN

1.  MEMILIH JENIS-JENIS JERUK

Ada puluhan varietas jeruk yang tersedia di pasaran. Silahkan pilih sesuai selera!

Namun perlu diperhatikan, tidak semua varietas jeruk bisa dibuahkan dalam waktu 6 bulan di pot. Ada yang harus menunggu 1 – 1,5 tahun baru berbuah.

Untuk memudahkan, berikut ini saya sebutkan daftar varietas jeruk yang bisa berbuah cepat:

  1. Chokun / Jeruk BW
  2. Nagami Kumquat
  3. Marumi Kumquat
  4. Sunkist
  5. Sunkist Variegata
  6. Santang
  7. Santang Madu
  8. Kalamansi / Calamondin
  9. Kim Kip
  10. Jeruk Kunci
  11. Jeruk Sate
  12. Lemon
  13. Nipis
  14. dan seterusnya . . .

 

 

2. MENENTUKAN UKURAN POT

Sangat disarankan memakai pot ukuran besar. Kalo pot plastik belilah yang No.40 ke atas dan kalo beli Planterbag, beli ukuran 45 liter ke atas.

Kenapa harus pot besar?

Kalo anda pakai pot kecil, lewat setengah tahun sudah harus pindah ke pot yang lebih besar. Karena perakaran pohon jeruk sudah kehabisan ruang di dalam pot. Nah, dari pada gonta-ganti pot, bukankah lebih baik tanam langsung di pot besar dari awal. Iya nggak . . . !?

Macam-macam ukuran Planterbag

Macam-macam ukuran Planterbag

 

3.  MEDIA TANAM TABULAMPOT JERUK

Ada beragam komposisi media tanam tabulampot di kalangan penghobi. Di sini saya lampirkan 4 pilihan komposisi yang umum digunakan. Silahkan pilih sesuai selera!

Sebagai tambahan, gunakanlah pupuk kandang / kompos yang sudah betul-betul matang. Ciri-cirinya sudah tidak berbau menyengat lagi.

Selain itu, setelah semua bahan dicampur rata dan dimasukkan ke dalam pot, jangan langsung ditanami dulu selama minimal 2 minggu. Tujuannya agar media tanam terfermentasi sempurna dulu oleh bakteri tanah.

Media tanam tabulampot jeruk

Campuran media tanam untuk Tabulampot Jeruk

 

BAB 2 – CARA MENANAM JERUK DI POT

Saya rasa foto berikut ini sudah cukup mewakili untuk menjelaskan proses penanaman bibit jeruk ke dalam pot.

Ada sedikit tambahan, yaitu pada bagian dasar pot HARUS diisi sekam bakar / sekam mentah / pasir / kerikil / pecahan bata / genteng (pilih salah satu) setinggi 5-10 cm. Fungsinya agar air siraman tidak mengendap di dasar pot yang memicu pembusukan akar.

Setelah selesai ditanam, letakkan tabulampot jeruk di lokasi terbuka yang terpapar sinar matahari langsung (pagi – sore) agar pertumbuhannya optimal.

Cara Menanam Jeruk Dalam Pot

 

BAB 3 – CARA MERAWAT POHON JERUK AGAR CEPAT BERBUAH

1.  PENYIRAMAN

Lakukan penyiraman secara rutin 1-3 hari sekali – tergantung cuaca. Intinya jangan sampai media tanam kekeringan, namun jangan pula terlalu becek. Jadi, cukup sedang-sedang saja.

 

2.  CARA PEMUPUKAN JERUK YANG BENAR

Pemupukan pertama kali dimulai setelah 1 minggu tanam ke pot.

–  Berikan pupuk NPK Mutiara + Urea (masing-masing 1 sendok teh) setiap 2 minggu sekali secara bersamaan. Caranya ditabur rata mengelilingi pinggir pot (jangan kena batang tanaman), kemudian siram secukupnya.

–  Berikan juga Kapur Dolomit (1 sendok makan) setiap 3 bulan sekali. Bisa diberikan bersamaan pupuk NPK dan Urea pada hari pertama pemupukan. Kemudian diberikan kembali setelah 3 bulan berikutnya.

–  Berikan pupuk Kandang/Kompos (2-5 gayung) setiap 3 bulan sekali. Aplikasinya bersamaan dengan kapur dolomit. Tapi diberikan pertama kali nanti setelah tanaman berusia 3 bulan di pot. Jadi pada awal tanam tidak perlu, karena komposisi media tanam pot sudah mengandung pupuk kandang/kompos.

 

CATATAN:

–  Dosis pupuk yang saya sebutkan di atas diterapkan untuk ukuran pot plastik minimal No.40 ya! Kalo di bawah itu, maka dosisnya harus dikurangi – biar nggak over-dosis.

–  Dosis masih bisa ditingkatkan lagi apabila diperlukan; misal jika menggunakan pot ukuran jumbo (No.60 atau lebih), usia tanaman sudah di atas 1 tahun, saat musim hujan (karena pupuk mudah tercuci air hujan) atau dengan alasan lainnya.

 

3.  PENGENDALIAN HAMA & PENYAKIT

Semprot insektisida dan fungisida setiap 2 minggu sekali. Dosis mengikuti petunjuk di kemasan produk. Oya, insektisida dan fungisida bisa dicampur dalam 1 larutan, biar praktis. 🙂

 

4.  PEMANGKASAN

Pangkaslah semua tunas-tunas yang tumbuh pada batang bawah (area di bawah titik sambungan/okulasi). Selain itu buanglah tunas yang tumbuh terlalu banyak di tiap ujung cabang dan sisakan cukup 3 tunas saja.

Apabila anda menemukan tunas air (yaitu tunas yang tumbuh di ketiak daun), sebaiknya buang saja karena tunas ini kurang bermanfaat. Ciri-ciri tunas air adalah tidak bisa tumbuh besar, biasanya setelah tumbuh beberapa helai daun, tunas ini akan berhenti tumbuh kemudian daunnya tidak akan bertambah lagi.

 

BAB 4 – CARA MERAWAT POHON JERUK AGAR BERUAH LEBAT

Sebelumnya, ada hal penting yang harus anda pahami.

Memang betul ada sebagian varietas jeruk yang sangat mudah dan cepat berbuah dalam waktu 6 bulan, bahkan ada yang lebih cepat dari itu. Namun berdasarkan fisiologis tanaman dan sesuai rekomendasi ‘Para Ahli di bidang ini’, tanaman jeruk baru boleh dibuahkan pada usia paling cepat 1 tahun sejak tanam dalam pot.

Karena pada 1 tahun pertama tersebut tanaman sedang bertumbuh-kembang secara optimal. Sehingga pada tahun berikutnya tanaman sudah siap secara fisiologis untuk menghasilkan buah dengan produktif dan kontinyu sepanjang tahun.

TAPI . . . tidak bisa dipungkiri juga bahwa kebanyakan penghobi tidak sabar menunggu. Sebetulnya sah-sah aja sih, karena ini bicara selera dan kepuasan.

Nah, kalo saya boleh kasih saran. Bagi anda yang cenderung ingin tabulampot jeruknya berbuah lebih cepat dari yang disarankan para ahli, maka silahkan lakukan, tidak perlu ragu. Tetapi saya sarankan anda menanam lebih dari 1 pohon.

Maksud saya, ada tabulampot jeruk yang akan dibuahkan dalam waktu 6 bulan, dan ada juga yang menunggu setelah 1 tahun. Jadi, anda bisa merasakan sensasi kedua-nya. Iya nggak . . . !? Ini win-win solution namanya. Hehe . . .

 

. . . . BERSAMBUNG

 

 

♣ Artikel Lainnya, mungkin anda tertarik:

  1. Tutorial Membuat Tabulampot Anggur (8 Bulan Berbuah)
  2. (CATATAN) 5 Pemahaman SALAH Tentang Tanaman Anggur
  3. Ragam *Varietas Anggur* di Pasar Tanaman Indonesia
  4. Tutorial Menanam Stek Anggur (Dilengkapi FOTO)
  5. Jual Bibit Anggur Lokal dan Import (Gratis Konsultasi Sampai Panen)

 

Yuk, di-share:

Tutorial Menanam Jeruk di Pot (6 Bulan Berbuah) | Daunku.com

Yuk, berikan komentar Anda!

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 37.000
Ready Stock

DISKON TERBATAS !!!

Ikuti Facebook Kami:

KATEGORI