• Kontak Kami
  • Hotline : 0852-6857-5741
  • SMS : 0857-8381-8194
  • BBM : DA2FB687

Kontak Kami

Selamat Belanja!

Beranda » WAJIB BACA – Penanganan Bibit Setelah Diterima

WAJIB BACA – Penanganan Bibit Setelah Diterima


Setiap konsumen yang telah membeli produk tanaman di toko kami WAJIB mengikuti prosedur di halaman ini. Apabila tanaman mati selama masa garansi akibat kelalaian / kesalahan konsumen dalam menerapkan prosedur, maka garansi dinyatakan hangus.

 

LANGKAH 1

  1. Setelah paket diterima segera keluarkan tanaman dari kardus/kemasannya.
  2. Lalu tanaman dan kardus/kemasan dipotret bersandingan. Foto ini harus disimpan sebagai dokumen syarat pengajuan garansi di kemudian hari jika ternyata tanaman mati. Tanpa foto tersebut garansi tidak berlaku.
  3. Lebih baik lagi foto dikirimkan kepada kami saat itu juga, supaya kami bisa ikut memantau perkembangan tanaman serta membantu memberikan tips dan petunjuk tambahan jika diperlukan.

 

LANGKAH 2

  1. Buang plastik pembungkus akar secara hati-hati, jangan sampai tanah pada akar pecah/buyar.
  2. Tanamlah ke pot/polybag kecil dengan media campuran: tanah + pasir (5:1) atau tanah + sekam padi (1:1)
  3. Catatan: meskipun anda ingin menanamnya di tanah langsung, untuk awal tetap harus ditanam dalam pot dulu sampai tanaman sehat dan beradapatsi dengan lingkungan barunya – setelah itu barulah anda pindah ke lahan.
  4. Letakkan tanaman pada lokasi yang teduh, jangan kena udara panas, apalagi terpapar sinar matahari langsung sampai muncul tunas baru dan membentuk daun sempurna.
  5. Jaga kelembaban tanah jangan sampai kering, namun jangan sering disiram agar akar tidak busuk, biasanya cukup 2 – 3 kali seminggu.
  6. Untuk awal jangan pernah memberikan pupuk jenis apapun dulu – karena tanaman bisa mati. Yang dibolehkan adalah memberikan hormon akar seperti Vitamin B1, Atonik dan semacamnya.

 

LANGKAH 3

  1. Setelah muncul tunas baru dan membentuk daun sempurna, pindahkan tanaman ke tempat terbuka yang terpapar sinar matahari langsung. Tapi jika di daerah anda sinar matahari siang dirasa terlalu panas, sebaiknya letakkan tanaman di lokasi yang sedikit teduh.
  2. Setelah usianya genap 1 bulan sejak tanam, maka tanaman siap dipindah ke pot besar atau ke tanah langsung – karena tanaman sudah cukup sehat dan adaptif. Lokasi tanaman harus terpapar sinar matahari penuh dari pagi sampai sore agar pertumbuhannya optimal.
  3. Setelah 1 minggu sejak pindah ke pot besar atau tanah langsung, tanaman sudah boleh diberikan pupuk NPK Mutiara dan Urea dengan dosis:  masing2 antara ½ sampai 1 sendok teh/pohon jika tanam di pot – atau masing2 1 sendok makan/pohon jika tanam di tanah langsung. Cara aplikasi: ditabur rata (jangan kena batang) lalu siram. Waktu aplikasi: setiap 2 minggu sekali.

 

(!) CATATAN

Tanaman apapun pasti akan mengalami stress ketika dikirim jarak jauh. Penyebabnya karena:

  1. Media tanam dikurangi sehingga ada akar yang putus.
  2. Perubahan suhu mendadak. Saat masih di kebun suhunya lembab dan sejuk, tiba-tiba tanaman dikemas dan dimasukkan ke dalam mobil Box milik ekspedisi yang suhunya panas.
  3. Selama di perjalanan tanaman tidak mendapatkan cahaya matahari dan sirkulasi udara yang cukup, padahal tanaman sangat membutuhkannya untuk proses fotosintesis (mengolah makanan) dan respirasi (bernafas).

Sehingga jangan heran jika tanaman sampai dalam kondisi tidak segar. Kita aja yang perjalanan jauh naik mobil tanpa AC, perubahan suhu mendadak dan di tambah kurang makan bisa loyo bahkan sakit. Begitu juga tanaman.

Efek stress yang terjadi bisa ringan maupun berat, tergantung tingkat penyebabnya dan fisiologis tanaman.

Tanaman usia muda (bibit kecil) asalkan akar sudah banyak dan berwarna coklat, maka resiko stress-nya relatif ringan. Namun untuk tanaman usia dewasa apalagi sedang kondisi berbunga / berbuah, resiko stress sangat tinggi.

Pengalaman kami, khusus tanaman yang sedang berbunga / berbuah, jika mengalami stress dan tidak ditangani dengan cepat bisa mati hitungan hari.

Gejala paling umum yang menunjukkan tanaman mengalami stress adalah layu kemudian diiringi daun rontok (baik dalam jumlah sedikit maupun banyak, bahkan terkadang bisa rontok total). Namun, jika tingkat stress-nya sangat ringan, biasanya tidak ada gejala apapun yang terlihat.

Kerontokan daun tersebut bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, karena itulah cara tanaman bertahan hidup dari cekaman stress. Justru jika tanaman layu berhari-hari tanpa diiringi daun rontok, kita harus curiga – karena biasanya tanaman akan segera mengering dan mati.

 

 


 

 

 

Share yuk:

WAJIB BACA – Penanganan Bibit Setelah Diterima | Daunku.com

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
SIDEBAR
error: Mohon maaf, DILARANG meng-copy konten apapun di website ini!